Tahukah Anda Wisata Bahari Indonesia Tidak Bisa Digeneralisasi

Jadi negara yg punyai garis pantai terpanjang ke dua pada dunia, Indonesia memang surga untuk banyak wisatawan yg suka dengan nuansa pesisir.

Angin sepoi-sepoi, desir ombak, serta lukisan masa mentari tergelincir merupakan imajinasi tiap-tiap wisatawan tiap-tiap bertandang ke pantai.

Belum pula kesibukan menyenangkan beda, seperti snorkeling, diving, memancing, selancar, kano, serta yang lain yg terangkum dalam ranah wisata bahari.

Tetapi dibalik pesonanya yg beraneka, laut terus punyai misteri serta ultimatum yg tersembunyi. Satu diantaranya merupakan tsunami yg baru-baru ini berlangsung di Selat Sunda, Sabtu (22/12) malam.

Ketua Team Percepatan Peningkatan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) , Dwisuryo Indroyono Soesilo, memohon warga jangan sampai memukul rata semua wisata bahari.

” Terkait wisata baharinya apa itu dahulu. Di Jawa umpamanya, pantai utara condong tenang, dan di selatan kebanyakan ombaknya besar. Namun malahan ada wisata bahari yg mau ombak besar, ialah berseluncur, ” kata Dwisuryo Indroyono terhadap CNNIndonesia. com, Jumat (28/12) .

” Jadi bila ada ombak besar, mereka (peselancar) jadi ada ke sana. Ombak besar itu kebanyakan berada pada Samudera Hindia, dimulai dari barat Sumatera, selatan Jawa, hingga selatan Sumba. ”

Artikel Terbaru: Jadwal Kapal Pelni Sinabung

Menurut dia bila wisatawan biasa lihat ombak tinggi langsung kabur, tetapi banyak peselancar itu malahan mendekat lantaran yg dicari gelombang tinggi.

Tidak hanya itu, dia memperingatkan biar wisatawan terus memonitor situs Tubuh Meteorologi, Klimatologi, serta Geofisika (BMKG) buat paham perubahan kondisi lautan.

Dia pun memaparkan perubahan tahun pun kejadian kapal cruise itu banyak yang datang ke Indonesia.

Berkenaan mitigasi petaka di daerah pesisir, dia memperingatkan bila itu merupakan pekerjaan semua pihak tidak hanya BMKG atau Tubuh Nasional Penanggulangan Petaka (BNPB) saja.

” Jadi yg dapat kita melakukan ya dilaksanakan, umpamanya menanami pohon bakau, lantas latihan keselamatan. Tidak hanya itu BPBD (Tubuh Penanggulangan Petaka Daerah) mesti terus berlatih serta melihat peralatannya, ” pungkasnya.

Inilah: Jadwal Kapal Pelni Dobonsolo

” Dan privat buat dinas pariwisata, nomor-nomor utama buat situasi darurat mesti ada dikontak. “

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *