Cetak Pengusaha, Kampus Ini Punya 9 SKS untuk Kewirausahaan Berikut Cuplikanya

Banyaknya wiraswasta Indonesia baru capai 3, 1% dari banyaknya masyarakat. Rasio ini tetap lebih rendah ketimbang negara beda, seperti Malaysia 5%, China 10%, Singapura 7%, Jepang 11% atau AS yg udah capai 12%.

Sebab itu penciptaan wiraswasta mesti udah di mulai sejak mulai awal, termasuk juga di lingkungan universitas. Perihal ini pula yg dilaksanakan Kampus Mercu Buana.

Tak tanggung-tanggung, buat membuat jiwa kewirausahaan mahasiswanya, Rektorat membebankan Mata Kuliah Kewirausahaan sampai 9 SKS (metode credit semester) . “UMB memajukan mahasiswa-mahasiswinya untuk jadi pebisnis, bukan pekerja. Mereka mesti ikuti Mata Kuliah Kewirausahaan I sampai III serta semasing punyai berat 3 SKS, ” papar Wahyu Hari Aji, Ketua Pelaksana Festival Kewirausahaan 2018 terhadap wartawan di celah pameran di Universitas UMB Meruya, Jakarta Barat, Jumat (21/12/2018) .

Baca Juga : Cara Menghitung Berat Badan Ideal Pria Dan Wanita

Festival Kewirausahaan ini sesungguhnya produk Mata Kuliah Kewirausahaan. Disampaikannya, Kewirausahaan I memiliki tujuan menancapkan cara pikir wiraswasta pada diri mahasiswa. “Jiwa upaya mahasiswa di kembangkan serta dibawa menemukannya satu gagasan upaya, ” ucapnya.

Gagasan upaya terus ditempatkan ke poster serta bakal dipamerkan pada acara begini. Kebanyakan poster ini bakal disaksikan oleh investor. “Kalau menurut mereka punyai kesempatan, maka dapat ditawari kerja sama, ” tambah Wahyu.

Terus Kewirausahaan II lebih ke penciptaan produk atau layanan yg idenya udah dibikin mahasiswa kala kuliah pertama. “Nah di pameran ini mereka membuat produk atau layanan serta diunjukkan di sini. Jadi bukan mereka beli terus dipasarkan di sini, ” jelasnya.

Sesaat Kewirausahaan 3, lanjut ia, memajukan mahasiswa meningkatkan produk yg udah jadi supaya dapat di terima di pasar. “Bisa di-rebranding, paket di ubah, perasaan di ubah, atau yang lain, ” ujar Wahyu.

Ia menuturkan, pada pameran kesempatan ini mendatangkan 104 poster, 64 stand yg semasing perlihatkan 5-10 produk tidak sama. “Satu group upaya terdiri dalam 3–5 orang lintas jurusan. Lantaran disana ada orang yg mengelola sisi produksi, manajemen, atau penjualan, ” ujarnya.

Ia memberi tambahan, dari aktivitas ini bakal tersortir gagasan upaya manakah yg bakal masuk ke PKM Kewirausahaan. Lantaran gak disanggah juga ada mahasiswa yg bikin gagasan upaya serta wujudkan namun berhenti sehabis mata kuliahnya usai.

“Kalau lolos (PKM Kewirausahaan) , karena itu mereka bisa dana pemibinaan dari Kemenristekdikti sejumlah Rp12 juta buat mengawali upaya, ” paparnya.

Lantas, sambung Wahyu, pada bulan September diikutsertakan jadi calon pebisnis pemula berbasiskan technologi. “Jadi kelak disasarkan ke startup berbasiskan technologi. Kami ada pemberian empat pembiayaan dari Dikti keseluruhan nilainya Rp1, 3 miliar. Namun buat kuliner, kami kerja sama seperti banyak populasi. Umpamanya Berani Jadi Miliarder serta Tangan di Atas, ” ucap Wahyu.

Artikel Terkait : Cara Merawat Ikan Cupang Hias

Di tanya tingkat kesuksesan dari mata kuliah ini, Wahyu mengatakan, kebanyakan tiap-tiap aktivitas yg dilakukan tiap-tiap semester itu, yg upaya lanjut lebih kurang 30 hingga 40-an upaya. “Salah satu yg sukses merupakan Macaroni King. Upaya kuliner yg sekarang miliki beberapa ratus partner itu berasal dari pameran ini, ” klaimnya.

Disamping itu, Rektor UMB, Ngadino Surip, mengharapkan, kewirausahaan mahasiswa tak berhenti cuma hingga di sini saja. “Pembinaannya mesti terus-terusan hingga sungguh-sungguh dapat membuat pebisnis baru, ” ingin Rektor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *