Inilah Mendongeng, Cara yang Baik Menanamkan Nilai dalam Keluarga

MENDONGENG lebih dari sekadar kuatkan ikatan pada ibu serta buah hatinya. Terdapat banyak fungsi yg dapat ditanamkan melalui aktivitas menyenangkan ini. Apa sajakah?

“Pada satu hari, ada seseorang anak bernama Cinderella, ia merupakan anak yg rajin serta punyai dua saudara tiri yg tak sukai dengannya”. Penggalan kejadian Cinderella itu membawa seperti kembali lagi waktu-waktu disaat ibu atau bapak sukai mendongeng buat kita.

Baca Juga : Harga Aquarium Ikan

Saat ini, adat mendongeng mungkin udah bertambah dibiarkan sejalan dengan adanya gawai yg udah benar-benar ramah di tangan batita sekalinya. Ikut lantaran padatnya kegiatan di kantor banyak orang-tua. Banyak ibu ikut kerapkali kurang maksimum dalam mendongeng lantaran tak yakin diri serta tidak sukses undang perhatian sang anak. Jadilah mendongeng dianggap remeh.

Walaupun sebenarnya, Seto Mulyadi bertindak sebagai Ketua Umum Instansi Perlindungan Anak Indonesia, memaparkan kalau membaca serta mendongeng berperan dalam perubahan anak lantaran bisa aktifkan pusat emosi di otak serta melatih konsentrasi perhatian mereka.

Mendongeng mendukung melatih anak memikir dengan cara terbentuk, menyulut kreatifitas, serta mengenalkan beragam nuansa emosi. “Serta proses identifikasi yg erat relevansinya dengan pembentukan pribadi positif disaat anak berubah menjadi dewasa kedepannya, ” ujarnya dalam acara Kampanye NIVEA #SentuhanIbu yg diselenggarakan Nivea, barusaja ini.

Ya, mendongeng adalah kebiasaan rutin menyenangkan yg membuat interaksi ibu serta anak dengan cara fisik (usapan, kecupan, pelukan) serta emosional (perasaan yakin serta keterikatan anak pada ibu) , bisa menambah imajinasi anak, dan sistem yg baik buat memberikan nilai akhlak serta budaya terhadap anak sejak mulai awal.

Artikel Terkait : Suara Kacer Betina untuk Pancingan

Pendongeng profesional Ariyo Zidni, yang pendiri Populasi Marilah Dongeng Indonesia, mengatakan, “Mendongeng atau cerita itu ringan, siapa lantas bisa melaksanakannya. Ibu yg yakin diri dalam cerita, ragam dalam mainkan nada, ekspresi muka, serta pergerakan badan dengan cara simple merupakan factor utama. ” Pria yg akrab dipanggil Kak Aio ini pun mengemukakan, dalam mendongeng tak usah terlalu berlebih serta prima, namun jujur.

Karena itu, baik dengan membacakan langsung dari teks buku atau e book atau improvisasi narasi, mendongeng bisa menjadi bentuk hubungan yg kuat buat orang-tua serta anak dengan waktu yg sangatlah hanya terbatas, terlebih untuk banyak ibu generasi milenial yg kerja.

“Maka, mari mendongeng biar kebersamaan kita dengan anak-anak terus bermutu serta senantiasa ditunggu-tunggu, ” ajak Ariyo. Dia menganjurkan tak mencari waktu kosong buat mendongeng namun malahan sempatkan waktu privat. Dikarenakan, kebanyakan tak kan berjumpa bila mencari waktu kosong. Atau dapat pula dengan membawa anak mendongeng 10 menit saja sebelum melakukan pekerjaan beda.

Mendongeng sesungguhnya simple saja. Ariyo mengemukakan, buat mencari narasi yg memang orang-tua senangi, serta berikan pesan akhlak dari narasi yg bakal diungkapkan. Bila ambil narasi dari buku, baca dahulu bukunya sebelum membacakan buku buat anak. Jadi, orang-tua dapat tahu kapan ceritanya lebih dahulu serta sisi manakah yg menarik.

“Sebenarnya tak mesti menjadi pendongeng profesional namun jadilah ibu yg profesional. Mesti serba-bisa buat menyenangkan hati anak, ” tambah Ariyo. Di saat itu dia mengedepankan kalau mendongeng tak mesti sebelum tidur. Kapan lantas Anda ada waktu dapat dimanfaatkan buat cerita. Disaat tengah belanja umpamanya atau disaat berkendara di mobil.

Terkadang kasih anak peluang buat mendongeng. Pertama-pertama, biarkanlah anak terasa siap lebih dahulu dengan narasi yg mau dibawakan. Hindarkan menghakimi anak atas narasi yg dibawakan. Pekerjaan orang-tua bukan menilainya narasi namun memfasilitasi biar anak pengin atau berani mengerjakan suatu hal. Holger Welters, President Director PT Beiersdorf Indonesia, mengatakan, NIVEA udah berubah menjadi sisi dari keluarga pada dunia sepanjang satu zaman.

Kenyataan ini tak terlepas dari kuatnya andil ibu dalam keluarga hingga berubah menjadi ide kampanye NIVEA #SentuhanIbu. Satu diantaranya “Momen Sentuhan Ibu” merupakan lewat mendongeng lantaran bisa memberikan nilai-nilai utama seperti menjunjung, keberanian, serta bisa berikan kenyamanan, ketulusan, serta kasih sayang yg searah dengan filosofi NIVEA.

“Melalui kampanye ini, NIVEA mau memajukan banyak ibu membuat mendongeng jadi aktivitas yg menarik serta fundamental, ” kata Holger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *